Langsung ke konten utama

7 Alasan Tak Perlu Minder Untuk Pria Yang Punya Mr.P Kecil

selubung.in : Berbicara mengenai organ intim, pria yang merasa Mr. P kecil biasanya langsung minder. Padahal bagi perempuan asalkan Mr. P masih dalam ukuran normal tak akan jadi masalah.

Selain itu, masih ada 7 alasan pria tak perlu minder dengan ukuran Mr. P yang kecil seperti yang dikutip liputan6.com dari Cosmopolitan.

1. Kedalaman vagina tidak sedalam yang dibayangkan. Pada umumnya kedalaman vagina sekitar 12 cm, sama panjangnya dengan ukuran penis rata-rata. Sehingga kalau ada panjang penis berlebih tidak jadi masalah.

2. Orgasme yang dirasakan wanita tidak hanya berasal dari penetrasi Miss V. Hanya satu dari lima wanita yang merasakan orgasme hanya dari penetrasi vagina. Ini artinya, ukuran penis tak jadi masalah.

3. Rata-rata wanita lebih suka dengan penis yang proporsional, tidak terlalu besar maupun terlalu kecil.

4. Mr. P yang terlalu besar malah bisa membuat wanita jadi tidak nyaman. Bisa-bisa malah menyakiti wanita saat penetrasi.

5. Tidak ada korelasi antara ukuran dan kepuasan seksual. Penelitian menunjukkan wanita tidak selalu mendapatkan kepuasan yang lebih dengan ukuran penis yang besar.

6. Jika memang Mr. P terasa kecil, lewat beberapa posisi Mr. P bisa membuat terasa besar.

7. Terlalu sering menonton film porno membuat pandangan bahwa Mr. P itu besar. Padahal, apa yang ada di film porno bukan menunjukkan rata-rata ukuran penis pria pada umumnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Telah Hamil Selama 23 Bulan Ibu Hamil Ini Dudah Tidak Tahan

mrseru .com , Seorang ibu mengandung bayinya biasanya hanya sekitar 9 bulan saja. namun, seorang wanita megklaim bahwa dirinya telah mengandung anak selama 23 bulan. Kok bisa? Seperti dikutip dari dari Wittyfeed, seorang wanita ini mengklaim bahwa umur kandungannya selama 23 bulan. Wanita tersebut bernama Angie Dellora. Wanita yang berasal dari Bellingham, Washington ini, mengklaim umur kandungan mencapai 23 bulan, hal itu ia akui dengan diposting olehnya sendiri ke akun media sosialnya. Bukan hanya klaimnya saja, demi membuat orang-orang percaya terhadap apa yang dipostingnya, wanita ini menunjukkan hasil rekam medis miliknya. "Ini terlalu lama, aku sudah tidak tahan lagi," katanya. Dan ketika ia melahirkan, tak disangka, berat dari bayi yang dilahirkannya sungguh fantastis. Bayi yang dilahirkan wanita itu memiliki berat badan 19 pounds atau sama dengan 8,6 kilogram. Meski demikian, sampai saat ini belum diketahui kebenaran dari kabar kehamilan aneh tersebut.

Gulali Chaca

“Eh… lihat!” terdengar di kanan telinga Chaca. “Apa…,” sahut Chaca menoleh yang di tunjuk Sinta. “Nyam… Gulali!” ucap Chaca dan Sinta serentak dan berlari ke arah yang ditunjuk Sinta. Wow… banyak banget yang membeli gulali, dari anak kelas satu sampai kelas enam. Rasanya yang sweet, warna yang top dan berbentuk sesuka hati para siswa. Wah, ada yang berbentuk raket, kupu-kupu, bunga, gajah dan masih banyak lagi. Kalau Chaca memesan bentuk buku, karenanya ia kutu buku. Chaca suka banget sama buku novel, cerpen, puisi, pelajaran dan majalah islam. Hmm… selain banyak buku, Chaca juga suka mengoleksi gantungan kunci. Ia punya gantungan kunci dari berbagai kota maupun luar negeri. Hebat… Chaca selalu mendapat peringkat satu, tak pernah mengalamai nilai turun. Sinta, teman sebangkunya. Ia juga bisa di sebut sahabat tapi kadang Sinta suka jahil sama Chaca. Kadang mereka bertengkar gara-gara ulah Sinta, pertemanan mereka putus nyambung-putus nya ... baca ...

Cerdas, Cerlang (yang) Pedas

Kepolosan anak kadang muncul sebagai pemikiran murni tanpa terdistorsi motif menang-kalah sebagaimana kita yang mengaku dewasa. Sore itu, di ruang konsultasi saya hadir pasangan suami-isteri, Pak Deddy Kartana dan Bu Normalia, orangtua Bagas Dewantara, anak berusia 5 tahun. Mereka meminta konsultasi tentang hasil pemetaan Multiple Intelligences Bagas yang, menurut mereka, sungguh di luar bayangan. Selama ini keduanya menganggap, Bagas rendah pada kecerdasan Logika Matematika, Interpersonal, dan Intrapersonal; padahal data menunjukkan, selain Bagas memadai pada keempat kecerdasan lainnya ?Spasial, Kinestetik, Musik, dan Logika Bahasa? ia justru sangat menonjol pada ketiga kecerdasan. “Semula kami hampir tak percaya begitu membaca hasil asesmen Bagas. Pasalnya, Bagas kami kenali tak pernah menunjukkan ketertarikan pada dunia angka, tidak terlalu banyak bicara bahkan cenderung pendiam,” tutur Pak Deddy mengawali sesi. “Satu hal yang mungkin lepas dari perhatian kami, Bagas sering menun...